Arti Perpustakaan untuk Pendidikan

Selama ini perpustakaan selalu saja dijadikan objek untuk menjadi partner dalam pembelajaran. Apakah benar demikian? Mmmm…lihat saja perpustakaan sekokah. Atau bahkan beberapa perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia, masih saja akan Anda temui ketidakteraturan di sana. Bahkan (maaf) kesumpekan di sana.

Posisi perpustakaan di Indonesia sangat tepat untuk “kampanye” pendidikan dengan beberapa slogannya yang membara. Perpustakaan adalah “jantung” perguruan tinggi. Tetapi kenyataannya perpustakaan di perguruan tinggi tidak sekadar ruangan yang tidak mempunyai “jantung”. Alias tidak bisa bernafas karena banyaknya debu di dalamnya. Dan lagi aktivitasnya yang ga karuan.

Jadi sebenarnya apa sih arti perpustakaan untuk pendidikan? Apakah perpustakaan cukup dijadikan slogan dan “hiasan” semata? biar dikira lembaga pendidikan dan/atau satuan pendidikan yang bersangkutan kaya akan fasilitas gitu?

Perpustakaan untuk Pendidikan berarti perpustakaan mampu berperan dalam seluruh kegiatan yang bersangkutan dengan pendidikan. Dan perlu diingat bahwa pendidikan tidak hanya formal. Ada juga pendidikan yang nonformal lhoh ternyata. Jadi? Perpustakaan ya harus bisa merangkul semuanya untuk belajar bersama dan selamanya.


  1. perpustakaan memang harus menjadi motor untuk melakukan pembelajaran. baik secara formal maupun non formal. perpustakaan bisa mendorong kemajuan dunia pendidikan. tentu saja dengan menggunakan manajemen pengelolaan yang baik. secara formal perpustakaan bisa lebih meningkatkan kreatifitasnya dalam menyediakan informasi. jangan hanya terpaku pada pakem teori perpustakaan. berikan kemudahan dan kecepatan akses informasi sesuai dengan kemampuan dan lingkungan yang dilayani.
    secara non formal, perpustakaan bisa menyediakan dan membina komunitas anak-anak yang gemar membaca, berekspresi, dan beraktifitas. berikan akses kepada semua pihak untuk bisa memperoleh informasi di perpustakaan.
    peran pustakawan dan pengelola akan menentukan peran dan fungsi nyata perpustakaan dalam dunia pendidikan.
    perpustakaan harus selalu mengikuti perubahan global. jangan berpuas diri dengan apa yang ada. karena perpustakaan adalah organisasi yang selalu berkembang, dinamis sesuai dengan kemajuan peradaban, terlebih dalam dunia pendidikan!
    “library is a growing organism” (Ranganathan S.R)

  2. wah perpustakaan emang pentuing banget. btw dalam waktu dekat sy mau bikin perpustakaan bisa minta tips-tipsnya ga ?

  3. Ya pertama-tama siapkan dulu koleksinya. Tentu yang tercetak ato yang digital juga boleh. Kalo pingin lebih ok lagi dikit-dikit diinput aja ke SIM perpustakaan. Yang open source juga udah banyak beredar bukan? Trus jangan lupa pula siapkan material penunjang seperti kertas stiker, lackband bening, buku panduan katalogisasi, klasifikasi dan tajuk subjek. Itulah yang mendasar om jika pingin mengelola perpustakaan secara sederhana. Yang paling penting dari itu semua adalah semangat dan KOMITMEN. Kalau kagak ada itu, ya sama aja bo’ong om. ok?

  4. Leon

    Yupz, Perpustakaan bisa disebut dengan rumah ilmu, sedangkan buku merupakan jendela ilmu. namun perlu kita ketahui, tidak semua perpustakaan mampu memberikan apa yang kita cari. perpustakaan yang satu dengan perpustakaan yang lainnya tentu berbeda,seperti paparan di atas “Tetapi kenyataannya perpustakaan di perguruan tinggi tidak sekadar ruangan yang tidak mempunyai “jantung”. Alias tidak bisa bernafas karena banyaknya debu di dalamnya. Dan lagi aktivitasnya yang ga karuan.
    perlu kita bertanya, kenapa sich hal itu bisa terjadi…????kalau boleh kita sedikit memberikan jawaban mengenai penyebab-penyebab yang menimbulkan “macetnya” fungsi perpustakaan……
    1. masih minimnya tenaga pustakawan yang mengerti betul mengenai pengelolaan perpustakaan.
    2. Petugas belum pernah mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan perpustakaan
    3. Belum ditunjang oleh sarana & prasarana yang memenuhi standar.
    4. Alokasi dana yang kurang mencukupi.
    5. Belum pernah mengadakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai arti pentingnya perpustakaan bagi perkembangan ilmu pengetahuan
    to be continue…..

    • hehehe…pak leon ini aya2 bae lhoh ah. ssttt…tapi saya denger desas-desus ada kemungkinan akan ada tenaga profesional pustakawan mulai di tingkat sekolah dasar lhoh pak leon.nasib baik kan? mungkin saja saat ini pemerintah masih sibuk mengurusi gurunya dulu. bisa jadi entar bentar lagi pemerintah akan konsen ngurusin pustakawannya. **mudah-mudahan bukan isapan jempol belaka**

  5. Pak leon, mungkn kalau sekedar teori itu bs. Spert yg tlh bpk leon paparkn di atas tp mslhny sbnary dmn sh problem solving dr smua itu, masak perpustakaan sudah hilang fungsinya gitu kan “eman”. Mohon lebih ditindaklanjuti implementasi dan pelaksanaannya.

  6. yahh mang bener,
    sam apa yang kalian pada bilang
    udah gitu buku-buku nya ada yang sedikit dan kadang gx sesuai sama standar buku pendidikan. jadinya info2 susah dapet !!!




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: